Skip to main content

Ketenangan di Pulau Liwutongkidi

Membentang dari sabang hingga merauke, memang terlalu banyak Pulau yang dimiliki oleh negara kita. Saking banyaknya, kita tidak tahu berapa tepatnya jumlah Pulau, apalagi namanya. Salah satunya yaitu Pulau Liwutongkidi merupakan salah satu pulau yang terdapat di Kabupaten Buton. Pulau seluas sekitar 1.000 km persegi ini, masih terasa asing di telinga kita.
Pulau Liwutongkidi
Ternyata kawasan ini salah satu yang sangat diperhatikan oleh Pemerintah mengenai potensi taman lautnya. Saking kayanya taman laut ini, pemerintah berniat untuk mengembangkan objek wisata bahari yang layak untuk dikunjungi. Pantai di Pulau  Liwutongkidi memiliki pasir yang putih, sehingga mata yang memandang pasti terpukau sekali melihatnya. Pulau ini mampu memberikan nuansa yang unik melalui keindahan pantai dan pesona bawah lautnya. Garis pantai di sepanjang pulau ini dipenuhi hamparan pasir putih yang menakjubkan dan nuansanya menjadi lebih indah ketika berpadu dengan deburan ombak laut yang menyisir pasir tersebut. Selain itu, keanekaragaman terumbu karang dan biota bawah laut juga sangat menarik untuk dikunjungi.
Pulau Liwutongkidi
Namun satu hal yang dapat diingat, Pulau  Liwutongkidi ternyata tidak berpenghuni, Bagi para wisatawan yang berkunjung ke Pulau ini dari luar kota, dan hendak berlama-lama tak perlu khawatir, karena tersedia banyak hotel di kota Bau-Bau. Selain itu tersedia pula beberapa restoran di sepanjang jalan kota yang menyajikan berbagai hidangan menggoda. Pulau  Liwutongkidi mudah dijangkau dari Pelabuhan Bau-Bau, lebih kurang 15 menit dengan menggunakan speed boat.(teks:berbagai sumber - foto: flickr)

Comments

Popular posts from this blog

Pesona Taman Wisata Alam Laut Pulau Weh

Secara administrasi Taman Wisata Alam (TWA) Laut Pulau Weh termasuk Kecamatan Sukakarya, Kotamadya Sabang, Propinsi D.I. Aceh dan dari segi pengelolaan hutannya termasuk Resort Konservasi Sumber Daya Alam Iboih dan masuk pada Sub Balai Konservasi Sumberdaya Alam Propinsi NAD. Taman Wisata Alam (TWA) Laut Pulau Weh ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pertanian No. 928/Kpts/Um/12/1982 tanggal 27 Desember 1982 seluas 2.600 Ha. Di Taman Wisata Alam (TWA) Laut Pulau Weh kita bisa menikmati kegiatan seperti menyelam, memancing, selancar dan wisata bawah air sambil melihat terumbu karang yang indah. disini terdapat berbagai macam jenis ikan karang seperti Parrot Fish, Tropet Fish, Dunsel Fish, dan Angel Fish. Pulau Weh adalah pulau vulkanik kecil yang terletak di barat laut pulau Sumatra. Pulau ini awalnya terhubung dengan pulau Sumatra dan kemudian terpisah oleh laut setelah meletusnya gunung berapi terakhir kali pada zaman Pleistosen. Pulau ini terletak di Laut Andaman. Kota t...

Wisata Nusa Lembongan - Bali

Pulau Lembongan yang dalam bahasa Bali disebut Nusa Lembongan merupakan sebuah pulau kecil yang berada di  sebelah barat laut Nusa Penida serta berada di Selat Badung, Nusa Lembongan yang memiliki panjang 4,6 km dan lebar 1-1,5 km ini berada kira-kira 11 km di sebelah tenggara Bali, Secara administratif, pulau ini termasuk wilayah Kabupaten Klungkung, Provinsi Bali. Kebanyakan masyarakat Nusa Lembongan menggantungkan hidupnya dengan menjadi petani rumput laut. Sebagian lagi bekerja di sektor pariwisata dan sektor penunjang pariwisata. Nusa Lembongan terbagi menjadi dua desa yakni Desa Lembongan dan Desa Jungubatu. Desa Lembongan membawahi 6 dusun dan 12 banjar adat, yang wilayahnya berada di dua pulau yakni sebagian besar Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan. Desa Lembongan banyak mempunyai tempat-tempat menarik untuk dikunjungi wisatawan seperti pantai berpasir putih yang sangat menarik, goa alam dan buatan yang unik, tebing laut yang menantang, rawa-rawa yang penuh misteri yan...

Air Terjun Madakaripura

AIR TERJUN MADAKARIPURA - Terletak di kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, sekitar 5 km dari lintas jalan raya Bromo. Kawasan wisata Gunung Bromo ternyata menyimpan satu lokasi wisata yang unik dan menawan. Lokasinya tidak jauh dari lautan pasir Bromo, hanya sekitar 45 menit ke arah Probolinggo (ke Utara). Namanya adalah air terjun Madakaripura. Menurut penduduk setempat nama ini diambil dari cerita pada jaman dahulu, konon Patih Gajah Mada menghabiskan akhir hayatnya dengan bersemedi di air tejun ini. Cerita ini didukung dengan adanya arca Gajah Mada di tempat parkir area air terjun tersebut.  Jalanan desa yang berkelok-kelok menjadi santapan perjalanan ke Air Terjun Madakaripura. Oh iya, persiapkan kondiso kendaraan anda, angin ban, juga bensin. Sebab sepanjang trek tak akan kita temui bengkel, Tambal ban atau Pom bensin. Hutan-hutan disekitar sini masih tergolong lebat, warna hijau seakan mendominasi. Bahkan, masih terlihat sisi � sisa bekas penebangan hutan secara liar ol...